Wednesday, July 13, 2011
Tuesday, July 12, 2011
Sahabat, Teruslah Berharap :)
Bismillah
assalamu'alaikum, sahabat :)
Tanpa harapan, kita harus berjuang keras untuk melihat kekuatan yang ada dalam diri
karena tidak bias melihat situasi diluar keadaan saat ini.
Dengan mempunyai harapan, kita mulai memandang diri sendiri dalam cahaya baru.
Harapan membuat kita memprioritaskan segala sesuatu yang kita lakukan.
Seseorang yang memiliki harapa mengetahui apa yang akan atau harus dikorbankan.
Dia mampu mengukur segala sesuatu yang dikerjakan apakah membantu atau menghambat harapan.
Insya Allah, selama kita mampu berharap, Allah tak akan membiarkan kita begitu saja.
Rosulullah saw bersabda, Allah Azza Wa Jalla berfirman:
Akan tergantung pada sangkaan hambaKu kepadaKu dan Aku bersama hambaKu ketika dia mengingatKu. Jika dia mengingatKu dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika dia mengingatKu ditengah orang banyak, maka Aku mengingatnya ditengah orang banyak yang lebih baik daripada mereka. Jika dia mendekat sejengkal kepadaKu, Aku mendekat sehasta kepadanya. Jika dia mendekat sehasta kepadaKu, Aku mendekat sedepa kepadanya. Jika dia mendatangiKu dengan berjalan . maka Aku mendatangi dengan berlari.
-hikmah on tuesday :)-
by : Nur Ida maulida, komunitas An-nisa Indonesia
.
.
Monday, July 11, 2011
Cermin Tak Pernah Berdusta
Tatkala kudatangi sebuah cermin,Tampak sesosok yang sudah lama kukenali,Namun ANEH,Sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat.
Tatkala kutatap wajah,hatiku bertanya apakah wajah ini yang kelak kan bercahaya,bersinar indah di syurga sana?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka Jahanam??
Tatkala kutatap mataku,galau hatiku bertanya…Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan menatap Allah,menatap Rasulullah…menatap kekasih Allah kelak??
Ataukah mata ini yang akan terbeliak.melotot,menganga terbuai menatap neraka jahanam…
Wahai mata,apa gerangan yang kau tatap selama ini??
Tatkala kutatap mulut,apakah mulut ini yang akan mendesah penuh kerinduan mengucap LAAILAHA ILLALLAH saat malaikat maut datang menjemput…ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah terjulur dengan lengking jeritan pilu, yang akan menggugah sendi-sendi setiap pendengar,ataukah menjadi mulut pemakan buah zaqqum Jahanam, yang getir menghunus penghancur usus…
Apa yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang?!
Berapa banyak hari yang remuk dengan pisau kata-katamu yang menghiris tajam,berapa banyak kata-kata yang manis semanis madu yang engkau ucapkan untuk menipu…?!
Betapa jarang engkau jujur,betapa langkanya engkau menyebut nama Tuhanmu dengan tulus, betapa jarangnya engkau syahdu memohon agar Tuhanmu mengampuni segala dosa yang telah kau perbuat?!
Tatkala kutatap tubuhku,apakah tubuh iniyang kelak kan penuh cahaya,bersinar,bersukacita,bercengkerama di syurga sana?
Ataukah tubuh yang akan tercabuk-cabuk hancur mendidih di dalam lahar membara Jahanam,terpasung tanpa ampun,derita yang takkan pernah berakhir…
Wahai tubuh,berapa banyak maksiat yang engkau lakukan…?
berapa banyak orang yang engkau dzalimi dengan tubuhmu…?
berapa banyak hambamu hamba-hamba Allah yang lemah yang engkau tindas dengan kekuatanmu?!
Wahai tubuh,seperti apakah isi gerangan hatimu?
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu,atau sebagus daki yang melekat ditubuhmu?
Apakah hatimu seindah penampilanmu atau sebusuk kotoranmu?!
Betapa berbeda,apa yang nampak dalam cermin dengan apa yang tersembunyi…Betapa aku telah tertipu…
Aku tertipu oleh topeng…
Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng,
betapa pujian yang terhambur hanyalah memuji topeng,
betapa yang indah ternyata hanyalah memuji topeng…
Sedangkan aku,hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus…
Aku tertipu…Aku malu…Aku tertipu ya Allah…
Allah…! Selamatkanlah aku…
by us : Komunitas Hijab Indonesia :)
Label:
renungan
Thursday, July 7, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)



